Sabtu, 19 November 2011

PUISI HARI INI



sepi

hatma memagut
sepipun pasrah
mendekap sukmaku yang gerang
»»  read more

Selasa, 15 November 2011

Daftar Bakal Calon Peserta Sertifikasi Guru 2012

Daftar Bakal Calon Peserta Seritikasi Guru 2011 Kabupaten Pemalang atau Daftar Peserta Sertifikasi Guru 2012 Kabupaten Pemalang dapat anda klik di sini
»»  read more

Rabu, 09 November 2011

USULAN FORMASI CPNS DAERAH

Usulan Formasi CPNS Daerah Ditenggat Desember 2011
November 8th, 2011 • Related • Filed Under

Pengangkatan CPNS 2011 untuk formasi tenaga pendidik, medis, ikatan dinas, dan kebutuhan mendesak (seperti sipir penjara) tidak memungkinkan lagi dilakukan tahun ini. Pasalnya, 90 persen daerah belum memasukkan usulan kebutuhan pegawai yang disertai dengan Analisis Jabatan dan Beban Kerja (Anjab).

Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) menunjukkan, hingga Jumat (28/10) ini baru 97 daerah yang mengajukan usulan kebutuhan pegawai. Itupun tidak dilengkapi dengan Anjab.

97 daerah itu terdiri kabupaten/kota di 22 provinsi. Untuk provinsi di antaranya Sumbar, Riau, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Banten, Jateng, Jatim, Jogja, Kalbar, Gorontalo, Sulut, Sulsel, Sulteng, Sultra, Sulbar, Bali, NTT, NTB, Maluku, Papua, Papua Barat.”Walaupun yang diusulkan itu tenaga medis, pendidik, kebutuhan mendesak, kita tidak bisa memproses usulan itu tanpa disertai Anjab,” tegas Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Ramli Naibaho di kantornya, Jumat (28/10).

Bila daerah ingin pemerintah pusat memproses usulan tersebut, maka Anjabnya harus dipercepat. Menurut Ramli, keterlambatan daerah ini karena kurangnya petugas verifikasidi daerah. Karena itu, bagi daerah yang kesulitan menyusun analisanya bisa meminta bantuan pusat. “Nanti pusat akan mengirimkan verifikator ke daerah untuk menyusun Anjabnya,” ujarnya.

Sesuai tenggat waktu pengajuan usulan yang dipatok Desember 2011, maka daerah diminta selekasnya menyelesaikan penataan organisasinya. Lantaran baru 97 yang memasukkan usulan, KemenPAN&RB akan mendesak daerah agar menyerahkan usulannya pada pertengahan November.
http://www.pengumuman-cpns.com/
»»  read more

HAI JAWATENGAH

HAI JAWATENGAH
Hari Aksara Internasional Provinsi Jawa Tengah diperingati 9 November 2011 di Desa Gemawang Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang dengan diawali Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang sekaligus membuka Pameran HAI Jawa Tengah


Upacara ini diikuti oleh Pejabat teras provinsi Jawa Tengah serta seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kab/Kota Se Jawa Tengah yang mengikut sertakan jajaran pendidikan non formal dan informal.

Sebagai rngkaian kegiatan HAI Tahun ini juga diselenggarakan Pameran yang berlangsung dari tanggal 9 s.d `12 Nov. 2011 di lokasi upacara.

Desa Gemawang dipilih sebagai lokasi kegiatan nonormal dan informal ini karena Desa tersebut merupakan salah satu DESA VOKASI yang sudah menunjukkan indikasi adanya peningkatan kesejahteraan warganya.

Pada Kegiatan Pameran setiap Kabupaten/Kota menampilkan dua stand yang meliputi Stan Kegiatan Pendidikan Bidang Non formal dan Informal, PKBM serta hasil kegiatan. Stan yang lain adalah Parade Mobil Edukasi baik Taman Bacaan Masyarakat maupun Mobil Pintar,
»»  read more

Selasa, 01 November 2011

SEKOLAH PRAMUGARI

Program Pramugari Pramugara


Dunia penerbangan di Indonesia sedang melaju pesat. Munculnya berbagai maskapai penerbangan merupakan salah satu buktinya. Hal ini menimbulkan persaingan yang amat ketat antar maskapai udara. Agar tidak kalah bersaing, maskapai penerbangan harus mempertahankan image dan quality of servicenya agar selalu diatas maskapai lainnya.

Salah satu faktor penentu image dan quality of service maskapai penerbangan adalah kualitas pelayanan pramugari atau pramugara maskapai yang bersangkutan. Pramugari dan pramugara merupakan frontliner sebuah maskapai penerbangan. Image dan quality of service sebuah maskapai secara langsung berada di tangan pramugari dan pramugara. Jika pramugari dan pramugara memberikan pelayanan yang tidak baik di pesawat, maka pelanggan akan meninggalkan pesawat dengan kesan yang buruk mengenai maskapai yang bersangkutan.

Untuk menghindari kesan buruk dari pelanggan, maka kualitas pelayanan pramugari atau pramugara harus selalu baik. Salah satu langkah awal yang ditempuh oleh maskapai penerbangan yaitu dengan melakukan penyaringan ketat bagi kandidat pramugari atau pramugara. Maskapai hanya memilih kandidat pramugari atau pramugara yang handal, kompetitif, dan memenuhi standar tertinggi maskapai tersebut.

Program Pendidikan dan Pelatihan Pramugari Pramugara yang diselenggarakan oleh Sekar Gegani membantu Anda menjadi calon pramugari atau pramugara yang handal, kompetitif, dan memenuhi standar tertinggi maskapai penerbangan. Program kami merupakan langkah pertama Anda untuk mewujudkan impian Anda menjadi pramugari atau pramugara!


Alur

1. Mengisi formulir pendaftaran
Silakan mengunduh dan mengisi formulir pendaftaran yang ada di bagian akhir halaman ini.
2. Mengembalikan formulir pendaftaran dengan disertai foto
Setelah diisi, silakan mengembalikan formulir pendaftaran dan foto anda via pos atau e-mail ke pendaftaran@sekargegani.com. Foto yang diperlukan yaitu pasfoto berwarna ukuran 4x6 sebanyak 1 lembar dan foto seluruh badan ukuran 4R sebanyak 1 lembar.
3. Tes seleksi
Informasi mengenai tes seleksi diuraikan dibawah ini. Setelah tes seleksi dilakukan, kami akan memberitahukan diterima atau tidaknya anda melalui surat dan e-mail.

Tes Seleksi

Tes seleksi calon siswa program Pramugari Pramugara dan Ground Staff terdiri dari 4 tahap, yaitu:

1. Tes penampilan
Tes ini menguji tinggi badan, berat badan, body mass index, postur tubuh, kerapian gigi, dan kebersihan kulit calon siswa.
2. Tes tertulis
Materi tes tertulis adalah pengetahuan umum dan mini-psikotes.
3. Tes wawancara
Tes ini dilakukan untuk mengetahui motivasi dan kemampuan berkomunikasi calon siswa.
4. Tes kesehatan
Tes urin, darah, rontgen thorax, dan buta warna untuk calon siswa Pramugari Pramugara dilakukan di laboratorium kesehatan. Bagi calon siswa Ground Staff cukup memberikan surat keterangan sehat dari dokter.

Tes seleksi untuk calon siswa dari Malang dan Jawa Timur dilaksanakan di Sekar Gegani, sedangkan untuk calon siswa dari luar Malang dan Jawa Timur dapat mengikuti tes seleksi lokal yang dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia.

Persyaratan

Calon peserta Program Pramugari Pramugara di Sekar Gegani harus memenuhi persyaratan berikut:
Persyaratan Fisik

* Usia maksimal pada saat pendaftaran adalah 23 tahun
* Sehat secara jasmani (dibuktikan dengan tes kesehatan)
* Sehat secara rohani
* Tidak menggunakan alat bantu penglihatan seperti kacamata atau contact lens
* Susunan gigi rapi
* Kulit bersih dari jerawat, bekas jerawat, dan noda
* Tinggi badan minimal:
o bagi kandidat pramugari adalah 160cm
o bagi kandidat pramugara adalah 170cm
* Berat badan proporsional dengan tinggi badan:
o bagi kandidat pramugari, Body Mass Index harus antara 18,5 sampai 22
o bagi kandidat pramugara, Body Mass Index harus antara 20 sampai 23,5
o Untuk mengukur Body Mass Index, silakan kunjungi situs ini

Persyaratan Pendidikan

* Lulus SMA atau SMK atau MA atau yang setingkat (dibuktikan dengan ijazah yang dilegalisir)
* Lulusan D1 atau D3 atau D4 atau S1 juga dapat mendaftar sebagai calon peserta sepanjang memenuhi persyaratan fisik diatas

Biaya

Biaya Program Pramugari Pramugara untuk tahun 2011 adalah sebagai berikut:

* Biaya pendaftaran: Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah)
* Biaya pelatihan: Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah)


Syarat dan ketentuan biaya

* Biaya pendaftaran dibayarkan melalui pihak sekolah (wakasek humas/wakasek kesiswaan/guru bimbingan dan konseling) apabila Sekar Gegani pernah melakukan presentasi di sekolah anda. Jika Sekar Gegani tidak melakukan presentasi di sekolah anda, maka biaya pendaftaran dibayarkan langsung kepada Sekar Gegani pada saat anda mengembalikan formulir pendaftaran.
* Biaya pelatihan dibayarkan langsung kepada Sekar Gegani baik secara tunai, transfer bank, atau kartu kredit.
* Biaya pelatihan harus dibayarkan secara lunas pada saat pendaftaran ulang.
* Biaya pelatihan sudah termasuk seluruh biaya pendidikan dan pelatihan, seperti:
o Fasilitas pelatihan (diktat, seragam, tas, sepatu, name tag, dsb.)
o Seluruh pelajaran dalam kelas
o Seluruh praktek (visit bandara, fashion show, jungle survival & outbond, OJT, table manner)
o Seluruh kunjungan (praktek terbang, ACS, GMF, GITC Emergency Drill)
* Biaya pelatihan belum termasuk:
o Biaya hidup (kos, makan, transportasi, dsb)
o Biaya rekrutmen (pos, transportasi, dsb)

Sertifikat

Setelah menyelesaikan program latihan kerja, para peserta akan memperoleh sertifikat-sertifikat sebagai berikut:

* Sertifikat Latihan Kerja dari Disnaker Malang dan Sekar Gegani
* Sertifikat Beauty Class dari La Tulipe
* Sertifikat Komputer
* Sertifikat On The Job Training
* Sertifikat Outbond
* Sertifikat Renang
* Sertifikat Table Manner

sumber : http://www.sekargegani.com/Program/PramugariPramugara.aspx
»»  read more

Senin, 31 Oktober 2011

JILBAB SESUAI DENGAN PERINTAH ALLAH SWT


pakdedotcom

Saudariku, Berjilbablah Sesuai Ajaran Nabimu!


Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi

Islam adalah ajaran yang sangat sempurna, sampai-sampai cara berpakaian pun dibimbing oleh Allah Dzat yang paling mengetahui apa yang terbaik bagi diri kita. Bisa jadi sesuatu yang kita sukai, baik itu berupa model pakaian atau perhiasan pada hakikatnya justru jelek menurut Allah. Allah berfirman, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu adalah baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal sebenarnya itu buruk bagimu, Allah lah yang Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al Baqoroh: 216). Oleh karenanya marilah kita ikuti bimbingan-Nya dalam segala perkara termasuk mengenai cara berpakaian.

Perintah Allah SWT.

Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum muslimah untuk berjilbab sesuai syari’at. Allah berfirman, “Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu serta para wanita kaum beriman agar mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka mudah dikenal dan tidak diganggu orang. Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al Ahzab: 59)

Ketentuan Jilbab Menurut Syari’at

Berikut ini beberapa ketentuan jilbab syar’i ketika seorang muslimah berada di luar rumah atau berhadapan dengan laki-laki yang bukan mahrom (bukan ‘muhrim’, karena muhrim berarti orang yang berihrom ) yang bersumber dari Al Qur’an dan As Sunnah yang shohihah dengan contoh penyimpangannya, semoga Allah memudahkan kita untuk memahami kebenaran dan mengamalkannya serta memudahkan kita untuk meninggalkan busana yang melanggar ketentuan Robbul ‘alamiin.

Pertama

Pakaian muslimah itu harus menutup seluruh badannya kecuali wajah dan kedua telapak tangan (lihat Al Ahzab: 59 dan An Nuur: 31). Selain keduanya seperti leher dan lain-lain, maka tidak boleh ditampakkan walaupun cuma sebesar uang logam, apalagi malah buka-bukaan. Bahkan sebagian ulama mewajibkan untuk ditutupi seluruhnya tanpa kecuali-red.

Kedua

Bukan busana perhiasan yang justru menarik perhatian seperti yang banyak dihiasi dengan gambar bunga apalagi yang warna-warni, atau disertai gambar makhluk bernyawa, apalagi gambarnya lambang partai politik!!!; ini bahkan bisa menimbulkan perpecahan diantara sesama muslimin. Sadarlah wahai kaum muslimin…

Ketiga

Harus longgar, tidak ketat, tidak tipis dan tidak sempit yang mengakibatkan lekuk-lekuk tubuhnya tampak atau transparan. Cermatilah, dari sini kita bisa menilai apakah jilbab gaul yang tipis dan ketat yang banyak dikenakan para mahasiswi maupun ibu-ibu di sekitar kita dan bahkan para artis itu sesuai syari’at atau tidak.

Keempat

Tidak diberi wangi-wangian atau parfum karena dapat memancing syahwat lelaki yang mencium keharumannya. Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang wanita diantara kalian hendak ke masjid, maka janganlah sekali-kali dia memakai wewangian.” (HR. Muslim). Kalau pergi ke masjid saja dilarang memakai wewangian lalu bagaimana lagi para wanita yang pergi ke kampus-kampus, ke pasar-pasar bahkan berdesak-desakkan dalam bis kota dengan parfum yang menusuk hidung?! Wallahul musta’an.

Kelima

Tidak menyerupai pakaian laki-laki seperti memakai celana panjang, kaos oblong dan semacamnya. Rosulullah melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki (HR. Bukhori)

Keenam

Tidak menyerupai pakaian orang-orang kafir. Nabi senantiasa memerintahkan kita untuk menyelisihi mereka diantaranya dalam masalah pakaian yang menjadi ciri mereka.

Ketujuh

Bukan untuk mencari popularitas. Untuk apa kalian mencari popularitas wahai saudariku? Apakah kalian ingin terjerumus ke dalam neraka hanya demi popularitas semu. Lihatlah isteri Nabi yang cantik Ibunda ‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha yang dengan patuh menutup dirinya dengan jilbab syar’i, bukankah kecerdasannya amat masyhur di kalangan ummat ini? Wallahul muwaffiq.

(Disarikan oleh Abu Mushlih dari Jilbab Wanita Muslimah karya Syaikh Al Albani)

***

Artikel www.muslimah.or.id
»»  read more

Kamis, 27 Oktober 2011

Guru Di Negeri Bohong ?

SIDHARTA SUSILA

Keteladanan adalah metode efektif dalam pendidikan karakter. Keteladanan menjadikan dinamika pendidikan membumi, konkret, dan kontekstual.

Bagaimanakah jadinya pendidikan jika harus dijalankan di negeri yang penuh kebohongan?

Pendidikan seharusnya membangun rasa bangga dan cinta peserta didik kepada negerinya. Ini hanya bisa berlangsung bila kualitas para pengelola negeri unggul dan berkarakter. Mereka layak diteladani karena menjadi pribadi yang merdeka dari kepentingan pribadi dan kelompok. Keadilan dan kesejahteraan hidup segenap rakyat adalah satu-satunya yang diperjuangkan.

Sayang, di negeri ini keteladanan semacam itu hampir raib. Krisis keteladanan menyergap seluruh sisi kehidupan. Keutamaan moral dilibas alasan ”sudah sesuai aturan”. Anak-anak kita hidup dalam ruang nihil kepekaan moral. Realitas akal-akalan dengan permainan aturan yang culas demi membenarkan diri adalah atmosfer yang mereka hirup. Rasa malu membebal. Kata Indra Tranggono, ”Tahu hukumannya ringan, kenapa kita tak jadi koruptor, ya (Kompas, 12/9)?”

Di negeri ini terhampar ragam realitas tumpul moral yang sulit diterangkan kepada para murid. Alasan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia saat memberikan remisi kepada para koruptor memusingkan guru yang harus menerangkan kepada para murid. Memang semua telah mengikuti aturan yang berlaku. Namun, terkait rasa keadilan dan kewajaran, para guru sulit menjelaskan dan meyakinkan para murid bahwa hukum adalah keniscayaan terjaminnya keadilan serta kemakmuran bagi segenap rakyat.

Pada realitas semacam itu, para murid justru belajar tentang perpaduan hukum dengan kuasa uang, yang justru menjadi cara efektif untuk menyelamatkan diri. Bagaimanakah guru harus menjelaskan secara nalar bahwa faktanya ada uang negara yang hilang pada kasus Century, tetapi tidak ada yang berkewajiban untuk bertanggung jawab serta mengembalikan uang itu secara utuh kepada rakyat?

Bagaimanakah guru harus menjelaskan dengan nalar sederhana murid bahwa faktanya ada pemalsuan surat yang dikeluarkan Mahkamah Konstitusi, tetapi pelakunya tidak ditemukan? Bagaimanakah guru harus menjelaskan kepada para murid ketika politisi mengatakan bahwa Nazaruddin kehilangan berat badan belasan kilogram tetapi penampilan fisiknya tak berbeda sebelum dan sesudah pelariannya?

Raibnya keteladanan tokoh publik, maraknya kebohongan, dan peristiwa ketidakadilan tak bertuan telah menenggelamkan anak-anak kita pada kubangan pembodohan dan pembebalan moral. Realitas keseharian yang mestinya menjadi objek pembelajaran akhirnya hanya menjadi realitas penuh dusta. Pembelajaran pun hanya dalam buaian mimpi, penuh kepura-puraan dan kepalsuan.

Gaung pengajaran tentang prinsip keadilan, nilai-nilai kehidupan, ajaran moral, hingga ragam aturan keagamaan segera senyap ketika tak terpetakan dalam hidup keseharian. Guru sering harus puas dengan jerih payahnya yang hanya menyentuh dimensi rasional. Realitas negeri yang penuh kebohongan telah menghancurkan prinsip pendidikan tentang rasionalitas yang seharusnya dapat dipertanggungjawabkan. Dampak tragisnya adalah lahirnya generasi pandai tetapi bebal moral.

Secercah harapan

Negeri kita sedang dalam keadaan tidak baik untuk membangun habitus berkarakter. Maraknya tingkah akal-akalan dengan aturan (hukum) dan kepura-puraan dalam jiwa tebar pesona—mulai rakyat biasa hingga pejabat—hanya melahirkan pribadi yang culas, semu, dan misterius. Karena itu, pendidik sebaiknya tak gegabah menjadikan pejabat publik yang hari-hari ini jejaknya dikenal baik sebagai model anak bangsa yang unggul kepada para murid. Hanya setelah ajal menjemput, mereka bisa dipertimbangkan untuk menjadi suatu model.

Namun, bangsa ini harus terus melahirkan pribadi yang unggul. Api yang membakar daya hidup untuk menjadi manusia berkarakter unggul dan nasionalis tak boleh padam oleh rusaknya kehidupan pada zaman edan ini.

Masih ada celah sempit yang bisa ditekuni. Pendidik perlu mengajak para murid menjadi tuan atas diri dan hidupnya sendiri. Para murid dimotivasi untuk pertama-tama meraih kemenangan pribadi (Stephen Covey, 1993).

Konkretnya, semua cara bekerja, pikiran, dan perasaan mesti diorientasikan demi martabat dan pemuliaan diri serta kehidupan yang mengakar pada nilai-nilai universal, bukan belajar dalam keterpesonaan pada tampilan para tokoh.

Apa boleh buat, tokoh-tokoh di negeri tuna-adab moral ini tak peduli kalau tingkah mereka menghancurkan karakter bangsa. Rasanya akan tetap bijak bila pendidik tak membohongi para murid dengan mengajarkan kepalsuan. Gairah mencintai negeri pun tak diredupkan karena tak hanyut dalam kekecewaan kepada tokoh publik yang sering berubah secara tak terduga.

SIDHARTA SUSILA Pendidik di Yayasan Pangudi Luhur, Muntilan, Magelang
»»  read more

CUCI GUDANG AKHIR TAHUN 2011


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com