Rabu, 16 Februari 2011

TABUNG LPG 3 KG

Di hari libur Maulud Nabi kemarin, aku iseng2 bantu istri di dapur masang Tabung LPG 3 Kg yg baru ia beli. Ketika aku pasang istriku nanya :

" Pa, kenapa  tabung gas lpg  yang meledak kebanyakan tabung 3 kg?:"
" Ya jelas no Ma.. kualitas tabungnya kan rendah" jawabku asal aja.
" Kaya YLKI aja Papa.. emang yang kualitasnya baik yang gemana, kan gak tahu juga"
" Ya ,, iyalah Ma.. kan tabung 3 Kg kan gratis jadi bikinnya yaaaa asal2an aja kali"
" Nah.. tu..kan mulai nyalahin orang lain... trima kasih aja gitu lho Pa.. dapat gratisan"
" Trus menurut Mama kenapa kok banyak yg meletus tabung ini " tanyaku balik.
" Karena tabung yang 3 Kg PASTI WARNANYA HIJAU Pa.. ya makanya meletus"
" Lho.. apa hubungannya Ma ?"
" Ihh.. Papa lupa ya... kan sering ngajarin anak2 nyanyi ... MELETUS BALON HIJAU DER "
 jawb istriku sambil nyanyi Balonku.
" Hahahahahah,,,,, iya Ma.. Nah solusinya tabung ibi kita se,prot aja dengan warna Biru ya Ma... biar aman"
:

»»  read more

Rabu, 10 November 2010

BENCANA MERAPI


Sejak erupsi 26 Okt 2010 yg lalu sampai 11 Nov 2010 aktivitas Merapi tidak dpt ari semburan awan panas, lava pijar sampai hujan debu dan banjir lahar dingin tidak henti-hentinya merenggut saudara-saudara kita. Ratusan jiwa melayang, Ribuan orang-orang kehilangan harta benda serta sanak saudarany. Mereka lari meninggalkan rumah tempat tinggalnya, mencari tempat perlindungan yang dianggap aman. Barak-barak pengungsianpun ditetapkan dibeberapa Wilayah dari Magelang, Sleman, Klaten sampai Boyolali.

Bantuan baik tenaga, pikiran , materialpun berdatangan. Rombongan demi rombongan yg peduli dengan nasib sesama anak bangsa inipun berdatangan, meskipun tidak sedikit yang sekedar menunjukkan bahwa dirinya merasa iba, sampai dengan mereka-mereka yang bekerja tanpa pamrih membantu sesama umat indonesia ini.

Namun satu hal yang terlupakan yaitu nasib anak-anak korban merapi ini. Ribuan anak-anak usia sekolah terpaksa turut tinggal di barak-barak pengungsian. Apalagi berpikir untuk sekolah. dapat tetap berkumpul dengan bapak ibunyapun mereka sudah cukup bahagia. Belum anak-anak yang harus yatim piatu karena keganasan "ingon2-ne" mbha marijan ini. 

Bantuan makanan, pakaian, kesehatan sampai saat ini tidak kurang bahkan lebih dari cukup. Namun kita lupa tentang NASIB PENDIDIKAN anak-anak korban awan panas ini. Derita, takut, trauma, rasa was-was sangat menghantui mereka.

Untuk itulah kami dari SKB Pemalang bergabung dengan SKB Se Jawa Tengah mencoba datang untuk sekedar menghilangkan rasa takut, cemas, was was, trauma pada anak anak mereka. 
 kami yakin kita pasti peduli, dan jika berkenan bantuan berupa BUKU_BUKU PELAJARAN (BSE) dari TK-SD-SMP sampai SMA  sangat tepat untuk mereka mereka ANAK-ANAK KORBAN KEGANASAN MERAPI.
»»  read more

Senin, 28 Juni 2010

VIDEO MESUM ARIEL >< PENDIDIKAN MORAL

Bukan yang pertama.
Heboh vifeo mesum sebenarnya bukan yang pertana kali ini saja terjadi di Indonesia, namun dunia pornoaksi ini merambah Indonesia berbarengan dengan kemajuan teknologi yang diterima anak bangsa ini, sebut saja bersamaan dengan penggunaan "video player" sebagai alternatif hiburan setelah televisi oleh masyarakat. Namun menjadi heboh ketika "peran utamanya" adalah seorang ariel dan Luna Maya. Hal ini juga masih didukung pula oleh media masa yang setiap hari memblow-up cerita ini dan mengupas tuntas sehingga disadari ataupun tidak seakan memberitau kepada masyarakat untuk jangan ketinggalan menyaksikan video bejat tersebut.
Fenomena Ariel tidak mewakili Moral Generasi Muda Indonesia.
Bahwa video mesum Ariel adalah salah satu bentuk kebejatan moral dari seorang Ariel , benar bahwa video mesum Ariel dapat menjadi virus degradasi moral remaja indonesia, namun kedua fakta dan prediksi tersebut tidak dapat cukup bukti untuk menggeneralisasikan bahwa video tersebut adalah kemerosotan moral anak-anak bangsa ini. Sebab fakta juga menunjukkan bahwa berjuta-juta pelajar di Indonesia "MENGECAM/MENGUTUK" keras bahkan sampai membakar simbol simbol yang berkait dengan si pelaku dalm video mesum Ariel tersebut.
Pendidikan Moral di Sekoilah.
Kasus Ariel bukan pula berarti tidak efektifnya pendidikan moral di sekolah, Sebab pendidikan moral di sekolah sudah cukup banyak dan ditanamkan oleh semua guru , semua mata pelajaran. Justru dengan fenomena Ariel ini pulalah guru di depan kelas dapat dengan mudah bercerita dan sekaligus menanamkan arti "moralitas" meskipun pada pelajaran selain Pendidikan Moral maupun selain Pendidikan Agama. Pendek kata Pendidikan Moral di sekolah secara implisit mengikuti semua mata pelajaran.
Pendidikan Moral di Masyarakat = Ketauladanan.
( bersambung)
»»  read more

Kamis, 10 Juni 2010

RPP IPA SD KELAS VI


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SEKOLAH                     : SDN 03 PAGERGUNUNG
MATA PELAJARAN  : IPA
KELAS/ SEMESTER   : VI/ I
ALOKASI WAKTU     : 4 jam pelajaran X 35 menit (2 X pertemuan)

A.      STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami cara perkembangbiakan makhluk hidup
B.      KOMPETENSI DASAR
2. 4  Mengidentifikasi cara perkembangbiakan manusia
C.      TUJUAN PEMBELAJARAN
1.       Siswa dapat menyebutkan alat reproduksi pada manusia
2.       Siswa dapat menjelaskan tentag cara perkembangbiakan manusia
D.      MATERI BELAJAR
-          Sel sperma di hasilkan oleh laki-laki
-          Sel telur di hasilkan oleh perempuan
-          Ziqot merupakan cikal bakal dari individu baru
-          Manusia berkembangbiak untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah
-          Untuk melestarikan jenisnya manusia berkembangbiak secara kawin (generatif)
-          Perkembangbiakan terjadi karena proses penggabungan antara sel seperma dan sel telur yang akan membentuk ziqot
-          Pertumbuhan dan perkembangan pada manusia terjadi dalam dua tahap
-          Rahap pertama terjadi di dalam rahim
-          Tahap kedua terjadi di luar rahim
-          Perkembangan adalah kegiatan sel-sel dalam membentuk fungsi-fungsi khusus tubuh
»»  read more

PENELITIAN TINDAKAN KELAS IPS SD


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang PenelitianUndang – undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No. 20 Tahun 2003 menggariskan bahwa pendidikan nasional ” bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab ”. (Bab II Pasal 3). Selanjutmya tujuan pendidikan nasional tersebut dijabarkan dalam standar Kompetensi dijabarkan dalam Kompetensi Dasar SD, SLTP, SLTA,dan perguruan tinggi. Kemudian pada masing-masang sekolah dijabarkan dalam indikator-indikator sesuai dengan tingkat sosial, geografis, masing-masing sekolah secara bersama-sama menunjang pencapaian tujuan pendidikan nasional seperti yang digariskan dalam UU Sisdiknas. Apakah pendidikan kita telah mencapai tujuan yang diharapkan ?
 Dalam lingkup mikro pendidikan diwujudkan melalui proses belajar mengajar di dalam kelas maupun di luar kelas. Proses ini berlangsung melalui proses belajar mengajar inilah peserta didik akan mengalami proses perkembangan kearah yang lebih baik dan bermakna. Agar hal tersebut dapat terwujud maka diperlukan suasana proses belajar mengajar yang kondusif bagi peserta didik dalam melampaui tahapan- tahapan belajar secara bermakna dan efektif sehingga menjadi pribadi yang percaya diri,inovatif dan kreatif, (Surya, 1992 : 179)
 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu disiplin ilmu yang berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis,sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan berupa fakta-fakta,konsep - konsep atau prinsip-prinsip saja tetapi yang merupakan suatu proses penemuan, sehingga dapat membantu pesarta didik memperoleh pengalaman langsung dan pemahaman untuk mengembangkan kompetensinya agar dapat menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.
»»  read more

Sabtu, 29 Mei 2010

NEGERI PESTA RAKYAT

OTHAK ATHIK GATHUK

Ketika Sang Penyanyi Cilik Joshua mengumandangkan lagu " DIOBOK-OBOK"  maka orang jawa larut dengan rumus "othak-athik gathuk"-nya menyimpulkan bahwa negeri ini sedang  " iobok-obok" artinya statusquo yang selama 32 tahun dibangun oleh rezim Suharto telah kemasukkan tangan reformasi sehingga seolah-olah tatanan tersebut telah carut marut karena diobok-obok.
 Kemudian muncul di P Jawa " Pranggok" atau Gubug dengan konstruksi kaki/tiang yang dibuat lebih tinggi untuk tempat mangkal, konkow2 rakyat di pedesaan. maka orang orang jawa meramal akan adanya "wong cilik" yang  menguasai PANGGUNG POLITIK negeri ini. Dan skali lagi itu terbukti. Dan berbarengan pula dengan instruksi pemasangan "pathok bambu" ( kira2 50-70 cm ) di depan pekarangn rumah/jalan-jalan di pedesaan. Konon menandakan bahwa " pathok bambu tersebut untuk mengikat hewan piaraan yakni "banteng" agar mudah diambil oleh majikannya. Terbukti sang majikan banteng yakni Megawati Sukarnoputri dapat mengakomodir mereka sehingga dapat disatukan dalam kandang pdip.
 Dan serentetan peristiwa sosial lainnya yang oleh orang-orang jawa ditafsirkan secara bebas.


FENOMENA " PASAR TIBAN"

Dua tahun terakhin ini mucullah " Pasar Tiban" / semacam pasar yang buka malam hari , berpindah-pindah lokasi dengan jadwal yang pasti dari satu desa ke desa lainnya,.Dulu pasar malam ini paling uncul satu tahun sekali  ketika ada perayaan/peringatan hari hari besar tertentu, atau ketika ada orang khajatan dan di sana ada hiburannya seperti wayang, orkes ndangndut dan semacamnya. Namun sekarang "pasar tiban" muncul setiap hari dengan tempat yang berpindah-pindah dari desa yang satu ke desa yang lainnya.
 Anggota pasar tiban ini relatif tetap, mereka membentuk kelompoknya sendiri-sendiri. mempunyai "wilayah kerja" seendiri, memmpunyai kepengurusan sendiri dan mempunyai keunikan/kekhasan sendiri. Pangsa pasarnyapun adalah "RAKYAT" yang sudah barang tentu golongan ekonomi lemah. Karena hanya di pasar tiban inilah mereka dapat membeli baju baru, sepatu baru, buku baru, ember baru, poci baru, sprei baru, gelas baru, cd bajakan baru, bahkan sayur mayur yang barupun ada karena harganya relatif lebih murah dan dapt terjangkau serta tidak mengeluarkan biaya transportasi. Pendek kata "Pasar Tiban" adalah "Pestanya para Rakyat"


 NEGERI " PESTA RAKYAT "


 Ternyata fenomena pasar tiban ini sangat berkait erat berkaitan dengan negeri kita yang dahulu sering dijuluki dengan Negeri Upacara ( Cerimony Country ) karena seringnya kita melaksanakan upacara. dari Upacara Hari Besar Nasional, Upacara Hari yang dibesar besarkan secara nasional, serta Hari yang dianggap besar secara nasional, namun sekarang berubah total menjadi "Negeri Pesta Rakyat"
 Ya. Pesta Rakyta yang kita kenal sebagai Pesta Demokrasi. Meskipun seusai pesta tersebut para rakyat NYARIS tidak pernah menikmati hasil Pestanya. namun pesta demokrasi yang hanya dinikmati oleh sekelompok orang tersebut masih dianggap sebagai pesta rakyat.
 Bagaimana tidak? nyaris setiap tahun rakyat kita diiming-imingi dengan "Pesta Rakyat" . Sama dengan pasar tuiban, pada pesta rakyat inipun rakyat hanya sebagai obyek para bakul jamu. merka dijadikan pangsa pasar untuk memilih dan meilih. Nyaris setiap tahun negeri ini menggelar  pesta rakyat yang meliputi :
 1. Pemilihan Kepala Dusun / Ketua RT / Ketua RW dan atau sederajat.( insidental)
 2. Pemilihan Kepala Desa  ( ( 5 tahun sekalu )
 3. Pemilihan Bupati/Walikota dan wakilnya. ( 5 tahun sekalu )
 4. Pemilihan Gubernur dan wakilnya ( 5 tahun sekalu )
  5. Pemilihan Calon Legislatif ( DPRD Kab/Kota, DPRD Prop/ DPRD dan DPD ) ( 5 tahun sekalu )
6. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. ( 5 tahun sekalu )
 Jika waktu pesta rakyat tersebut tidak bersamaan satu dengan lainnya maka pastilah setiap tahun ada pemilihan. 
Maka tidak mengherankan jika negeri kita tercinta ini tidak akan pernah maju-maju karena semua potensi yang kita miliki akan terbuang sia-sia sebagaimana layaknya jiuka kita melaksanakan pesta. Pesta adalah konsumtif bukan investasi maka dapt dikatakan juga pemborosan. Simak saja berapa cost yang terbuang sia-sia untuyk setiap pemilihan. dan bandingkan pula dengan konstribusi hasil pemilihan dengan pembangunan serta bandingkan pula dengan kepentingan rakyat? adakah nilai tambahnya ?

 Oleh karena itulah sudah selayaknya negeri ini kita juluki sebagai NEGERI PESTA RAKYAT.
 
 ( adhit_ya@yahoo.co.id )
»»  read more

Sabtu, 03 April 2010

Peranan Guru

Apakah peran guru dapat digantikan oleh internet?

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak

Pertanyaan yang simple tapi menarik untuk didiskusikan broo..
mari broo kita tengok sejenak peran guru menurut para ahli..
Konon peran guru ada dua yang pokok yakni MENGAJAR dan MENDIDIK.
- mengajar disini bukan hanya sekedar menstrasfer ilmu kepada anak didiknya namun juuga membimbing anak didiknya dalam mempelajari ilmu tersebut. sudah barang tentu sesuai dengan klasifikasi dan spesifikasinya broo
- mendidik proses membantu anak didik untuk mengenali diri sendiri dan mengenal dunia di luar dirinya.
Nah bagaimana dengan Internet ?
kalau ada program yang dapat MENGAJAR seperti ketika guru mengajar anak didiknya mungkin bisa peran guru yang satru ini diganti dengan media lain. namun apakah internet yang anda maksudkan dapat berperan sebagai pendidik ? nah ini perlu pengkajian yang lebih serius lagi.

dari urian tersebut menurut saya peran guru tidak dapat digantikan oleh internet.

salam damai bro.

materi referensi:

sekedar imajinasi.
adhit_ya@tahoo.co.id
»»  read more

CUCI GUDANG AKHIR TAHUN 2011


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com