Kamis, 14 April 2011

NUPTK Kecamatan Ulujami

NUPTK Kecamatan Ulujami dapat dilihat di sini


»»  read more

NUPTK Kecamatan Bantarbolang Kab. Pemalang

NUPTK Kecamatan Bantarbolang Kab. Pemalang Klik di sini
»»  read more

Selasa, 12 April 2011

KALENDER PENDIDIKAN

Antara Realita dan Harapan (bag. 2)
Di sini akan kami coba turunkan beberapa even daerah yang mungkin tidak atau belum diperhitungan dalam penyusunan Kalender Pendidikan secara Nasional.
Even tersebut antara lain :

A. Kegiatan Lomba2 Akademik dan sejenisnya yang meliputi :
1. Lomba Popdaseni dari Tingkat Gugus Sekolah, Tingkat Kecamatan , Tingkat
Kabupaten Bahkan tingkat Proivinsi.
2. Lomba Mata Pelajaran dengan tingkatan yg sama spt butir 1.
3. Olympiade MIPA dengan tingkatan yang sama.
4. Lomba Keteladanan, dengan jenjang dan tingkatan yang sama.
5. Lomba Cerdas Cermat / LCC dengan jenjang dan tingkatan yang sama
6. Lomba MAPSI dengan jenjang dan tingkatan yg sama spt di atas.
7. Lomba Kompetensi dengan jenjang dan tingkatan yg sama spt di atas.
8. Lomba dalam Rangka Hardiknas
9. Lomba dalam rangka HUT Kemerdekaan
10. Lomba dalam Rangka Hari Pramuka.
11. dsb dsb dsb

B. Keegiatan Partisipasi :
1. Upacara Hari Besar Nasional yang wajib ( 2 Mei, 14 Agustus, 17 Agustus )
2. Upacara Hari jadi Daerah
3. Kegiatan Hari Keagamaan

Contoh even tersebut mungkin baru sebagian yang dapat didata serta belum diperhitungkan dalam penyusunan kaldiknas utamanya yang berkait dengan JAM EFEKTIF.
»»  read more

Selasa, 05 April 2011

Download Silabus RPP SD KElas IV

Download Silabus RPP SD KElas IV
Silahkan pilih di sini, sesuaikan dengan format serta kondisi daerah masing-masing.

SILABUS SD KELAS 4
1. Pendidikan Agama Islam
2. Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Bahasa Inggris
5. Matematika 4a
6. Matematika 4b
7. IPS 4a
8. IPS 4b
9. IPA 4a
10. http://syadiashare.com/goto/http://www.ziddu.com/download/3517211/IPA4b.zip.html
»»  read more

Download Silabus RPP SD Kelas I Gratis

Cara membuat Silabus dan RPP Kelas I dengan menggunakan Pendidikan berkarakter dapat anda download di sini. Silahkan pilih dan sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing



Pendidikan Agama Islam
Matematika 1a
Matematika 1b
Kewarganegaraan
IPA
IPS 1a
IPS 1b
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Tematik

»»  read more

Penanaman Nilai (Karakter) Dalam Kegiatan Pembelajaran.

Referensi: 2010. Sosialisasi Kurikulum Berkarakter. Surakarta: LPMP

Pendidikan karakter merupakan hal yang baru sekarang ini meskipun bukan sesuatu yang baru. Penanaman nilai-nilai sebagai sebuah karakteristik seseorang sudah berlangsung sejak dahulu kala. Akan tetapi, seiring dengan perubahan jaman, agaknya menuntut adanya penenaman kembali nilai-nilai tersebut ke dalam sebuah wadah kegiatan pendidikan di setiap pengajaran.

Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar.

Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

Distribusi penanaman nilai-nilai utama dalam tiap mata pelajaran dapat dilihat sebagai berikut:

Pendidikan Agama: Nilai utama yang ditanamkan antara lain: religius, jujur, santun, disiplin, tanggung jawab, cinta ilmu, ingin tahu, percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada aturan, sosial, bergaya hidup sehat, sadar akan hak dan kewajiban, kerja keras, dan adil.
Pendidikan Kewargaan Negara: Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, mengahrgai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain.
Bahasa Indonesia: Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, percaya diri, bertanggung jawab, ingin tahu, santun, nasionalis.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Nasionalis, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, peduli sosial dan lingkungan, berjiwa wirausaha, jujur, kerja keras.
Ilmu Pengetahuan Alam: Ingin tahu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, jujur, bergaya hidup sehat, percaya diri, menghargai keberagaman, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli lingkungan, cinta ilmu
Bahasa Inggris: Menghargai keberagaman, santun, percaya diri, mandiri, bekerja sama, patuh pada aturan sosial
Seni Budaya: Menghargai keberagaman, nasionalis, dan menghargai karya orang lain, ingin, jujur, disiplin, demokratis
Penjasorkes: Bergaya hidup sehat, kerja keras, disiplin, jujur, percaya diri, mandiri, mengahrgai karya dan prestasi orang lain
TIK/Ketrampilan: Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, bertanggung jawab, dan menghargai karya orang lain.
Muatan Lokal: Menghargai kebersamaan, menghargai karya orang lain, nasional, peduli.

Bagaimana kesemuanya diaplikasikan? Setiap nilai utama tersebut dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran mulai dari kegiatan eksplorasi, elaborasi, sampai dengan konfirmasi.

Bagian pertama adalah Eksplorasi, antara lain dengan cara:

Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, berfikir logis, kreatif, kerjasama)
Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, kerja keras)
Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, peduli lingkungan)
Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran (contoh nilai yang ditanamkan: rasa percaya diri, mandiri)
Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan (contoh nilai yang ditanamkan: mandiri, kerjasama, kerja keras)

Bagian kedua adalah Elaborasi, nilai-nilai yang dapat ditanamkan antara lain:

Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu, kreatif, logis)
Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis, saling menghargai, santun)
Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut (contoh nilai yang ditanamkan: kreatif, percaya diri, kritis)
Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif (contoh nilai yang ditanamkan: kerjasama, saling menghargai, tanggung jawab)
Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, disiplin, kerja keras, menghargai)
Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: jujur, bertanggung jawab, percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)
Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, saling menghargai, mandiri, kerjasama)

Dan bagian ketiga adalah konfirmasi, nilai-nilainya antara lain:

Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik (contoh nilai yang ditanamkan: saling menghargai, percaya diri, santun, kritis, logis)
Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber (contoh nilai yang ditanamkan: percaya diri, logis, kritis)
Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan (contoh nilai yang ditanamkan: memahami kelebihan dan kekurangan)
Memfasilitasi peserta didik untuk lebih jauh/dalam/luas memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap, antara lain dengan guru:

Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, santun);
membantu menyelesaikan masalah (contoh nilai yang ditanamkan: peduli);
Memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi (contoh nilai yang ditanamkan: kritis)
Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh (contoh nilai yang ditanamkan: cinta ilmu); dan
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif (contoh nilai yang ditanamkan: peduli, percaya diri).

Penanaman nilai inilah yang nantinya diharapkan akan menjadikan peserta didik menjadi lebih berkarakter.

»»  read more

Bulan Penuh Berkah

Boleh jadi bulan April 2011 ini akan menjadi bulan penuh rejeki bagi guru guru utamanya kita guru sd, pasalnya ada tiga event penting yang berkaitan dengan rejeki yakni Rapel Gaji 4 Bulan, Rapel Beras serta Tunjangan Penghasilan atau Kesra.
Menurut informan yang belum dapat dipercaya menyatakan bahwa "Barokah tersebut Insya Allah dapat kita nikmati pada bulan ini".(april. red)

Jika benar berita itu maka, bulan ini Insya Allah kita dapat bernafas lega, bagi yang sisa gajinya cupen. Bisa tersenyum bagi kita yang gajinya utuh, dan sedikit gembira bagi kita yang gajinya doble dengan suami/istri.

Tidak ada pasl yang melarang kita gembira, kita bahagia, kita bernafas lega namun jangan lupakan yang satu bahwa
" Diantara harta-hartamu(rizki) sebagian adalah milik yatim piatu"
Dengan kita bersyukur semacam itu niscaya Allah akan menambah rizki dan kebahagiaan bagi kita.
" Niscaya akn AKU tambah nikmatmu bagi orang-orang yang bersyukur"

Namun dibalik itu kadang kita heran dan masygul kepada ulah diantara kita sendiri yang KURANG SENANG menyaksikan teman sejawatnya tersenyum, bernafas lega ataupun bergembira, tengok saja ada yang masih akal-akalan untu sedikit turut menikmati dengan berbagai cara, ada yang untuk inilah, itulah(SENSOR)
Ingat "Memang susah membuat orang senang, tapi jangan senang membuat orang susah"
So kita hanya berharap... semoga mulai sekarang kisah ITU INI atau SUKA TIDAK SUKA HARUS RELA tidak ada lagi. Mau tahu caranya... BRANI PRAPA HAYO..
Huauahahahahaaaaaaaaa.
»»  read more

CUCI GUDANG AKHIR TAHUN 2011


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com